Skip to content

6.0 Jatuh Bukan Untuk Tersungkur

January 29, 2009

Sebenarnya, jatuh cinta bukan satu yang mudah. Apa lagi jika sebelum jatuh, kita sudah jatuh terduduk. Kesakitan dalam kejatuhan. Kadang kala, hati sudah tidak percaya pada perasaan yang datang ini. Bagai ia satu penipuan hati untukhanya merasai diri disayangi. Tapi adakah benar perasaan ini, atau ia hanya kita dalam penipuan diri dan lupa akan yang sebenarnya pasti.

Kalau ini yang dirasai, maka perlu kita berlari. Pergi ke arah dia yang menyayangi. Mungkin bukan si dia, tidak perlu semestinya rasa cinta hadir dari si dia. Cuma perlu bagi kesihatan diri, untuk sentiasa rasa disayangi. Cara ini mungkin sukar. Tidak mudah, terutama bagi kita yang sudah lama hidup dalam kebergantungan pada si dia yang dulu. Tetapi, jangan takut. Kita perlu punya kekuatan diri. Kerana, hidup mesti terus dalam pelayaran dan bukan di pelabuhan. Bagai kapal tinggal di limbungan.

Kekuatan ini datang bukan dari sekeliling. Bukan datang dari mulut becok yang tak punya hati. Bukan datang dari talam dua muka, berkata indah hanya atas kepentingan diri. Bukan hadir dari dia yang meninggalkan. Bukan tinggal akibat dari ditinggalkan. Ia hadir atas diri sendiri. Ia hadir dari kepercayaan. Ia hadir dari hati. Ia hadir untuk diberi dan bukan untuk dipnjamkan.

Mampu untuk beri rasa setinggi ini? Atau hanya mampu untuk sedapkan hati?

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: